Jumat, 16 Maret 2012

Hukum VS Hukum

Judul yang aneh memang. Namun, akan saya awali tulisan ini dengan mengingat lagi tayangan ILC (Indonesian Lawyer Club) minggu ini. Tayang Selasa 13 Maret 2012. Acara ini diawali dengan tanya jawab Karni Ilyas (sang host) dengan Anwar Fuady (artis) yang pernah menyatakan diri siap jadi Presiden. Konon sang artis baru menyelesaikan pendidikan S2 hukum. Jadi, (iseng-iseng) Karni Ilyas ngetes keilmuan sang artis. Pendek kata saya langsung ganti channel lain karena sang artis gelagapan di tanya soal tingkatan hukum pidana di Indonesia (kalau ngga salah itu pertanyaannya). Ngga tahu kenapa saya yang jadi merasa malu, padahal rumah saya dan Jakarta terpisah ratusan km.Saya ingin bertanya; mengapa harus ada hukum? Mengapa harus ada sekian ribu halaman...

Senin, 12 Maret 2012

Khotbah

Khotbahnya keras. Dicercanya para wanita, yang mempertontokan kecantikan tubuh dan wajah. Dikecamnya para bankir, yang memungut ”riba” dari utang. Dihantamnya penguasa, yang ia sebut ”para tiran”. Mereka ini ”mencintai ”puji-pujian”, katanya, dan ”tak mendengarkan kaum yang melarat”.Kota Firenze, menjelang akhir abad ke-15, bergetar oleh suara padri dominikan itu, Girolamo Savanarola.Kota itu sendiri sebuah negeri yang paling sibuk dan berseri di Italia. Dari sinilah, kata ahli sejarah, zaman Renaissance bermula. Penduduk yang 100.000 jiwa itu memang dalam taraf ”maju”: seperempat dari jumlah itu bekerja sebagai buruh industri. Ada 200 pabrik tekstil di sana, dan seorang penulis sejarah mengatakan bahwa memasuki tahun 1300, Firenze sudah suatu contoh kapitalisme dengan investasi yang besar.Untuk...

Pages 381234 »
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger | Printable Coupons